Aku lahir dan besar disebuah perdesaan yang berada di wilayah kecamatan sambi kabupaten boyolali kota solo. Desa kepoh namanya, tepatnya 21 tahun yang lalu sejak tulisan ini aku muat. Aku beruntung, terlahir sempurna di keluarga yang sangat menyayangi ku. Apapun kainginan ku sekecil apapun itu, pasti terpenuhi. Sejak masih ngompol sampai sekarang aku tinggal di sebuah gubuk dengan jalan yang terjal didepannya. Yah, karna jaman dulu aspal masih jarang katanya. Aku menempuh 16 tahun pendidikan sampai saat ini. Mulai dari TK, SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi. Akhirnya perjalanan hidup dan karirkupun dimulai.
Pendidikan pertamaku dimulai di TK PERTIWI KEPOH kecamatan sambi kabupaten boyolali selama 1 tahun. Kemudian selama 6 tahun aku menghabiskan masa kanak – kanak ku di SDN KEPOH 1 yang berada masih di wilayah kecamatan sambi kabupaten boyolali. Aku beruntung, karna aku sekolah sudah berada di masa kemerdekaan yaitu pada saat jaya jayanya negara indonesia, maka dari itu fasilitas di sekolah ku pun sudah cukup memadai. Bangunan yang sudah berdinding batu bata dan sudah punya perpustakaan sendiri, dengan halaman sekolah yang sangat luas. Di SD itu aku punya sekitar 20 teman dalam satu kelas, memang sedikit jika di bandingkan dengan sekolah sekolah lain dikota. Tapi di situlah tempatku belajar, yaitu belajar bagaimana cara untuk hidup, belajar bagaimana bekerja sama, belajar untuk bersosialisasi, belajar bersikap hingga membentuk watak ku yang sekarang, dan yang paling penting, di situlah aku belajar bagaimana aku harus hidup dalam kesederhanaan.
Aku punya beberapa sahabat di masa itu, sahabatku yang pertama Novi Arivin, biasa dipanggil Nopek, rumahnya sangat dekat dengan rumahku, dia masih bagian dari keluargaku, bisa di bilang dia adalah kakak keponakanku karena aku memanggil bapaknya dengan panggilan “pakde”. Kemudian sahabat ku yang kedua namanya Lanjar Santoso, biasa dipanggil Bonjor, dia yang selalu menemukan ide ide nakal. Dan yang ketiga adalah teguh hidayatno, dulu biasa dipanggil kemping, karna orangnya sering ngemping, tau kan “ngemping”? orang yang suka ngisep jari jempolnya itu loh. Kemudian sahabatku yang terakhir adalah muhammad muklis, dulu biasa dipanggil cuplis, orangnya tinggi besar dan garang, tapi malah justru dia yang paling kalem. Kita mengenyam pendidikan di SD yang sama meskipun beda kelas, yaitu di SDN Kepoh 1. Mereka sangat baik, sering membantu kalo ada sesuatu, sering ngajak main bersama, tp buruknya mereka gg pernah ngajakin belajar, hehehe. Hal yang paling tidak bisa dilupakan itu adalah ketika mereka ngajak aku diem” ke sungai untuk nyari ikan. Kalau inget itu, aku jadi sering ketawa sendiri. Yah wajarlah, karna dulu sebenernya anak anak tidak boleh main sendirian ke sungai dikarnakan aliran sungai yang masih deras, takutnya jika tiba” ada banjir akan terbawa arus selain itu, masih banyak tempat” di sungai yang berbau mistis dengan bermacam” cerita angker. Tapi karna kenakalan kita, cerita itu tidak jadi masalah, yang penting kita seneng. Aku masih inget pertama kali aku nyari ikan sama temen - temen itu bukan dengan cara dipancing, tapi dengan cara membuka daun yang berada di sungai dengan pelan – pelan dan pasti ada ikan dibawahnya. Kami menyebutnya ikan “gendeng” karna ikannya itu emang gendeng, bayangkan aja, mau ditangkep ikannya malah diem aja. yah, mungkin uda kodratnya kali ya, jadi ikan gendeng, hehehe. Tiap nyari ikan tuh, kita selalu dapet lebih dari 10 ekor. Kalo uda cape ya selese trus bakar - bakar dee. Tidak sampai disitu aja tingkah kita, biasanya sehabis nyari ikan, kita mampir kekebun. Kalian tau gg kenapa kita selelu mampir di kebun? Karna di kebun itu ada sebuah pohon kelapa yang tingginya hanya sekitar 3 meter, pendek sekali bukan? Dan buahnya pun selalu menggoda kita untuk memetiknya. Yah karna buahnya menggoda, sikat aja daaahhh,, padahal kita gg tw siapa yang punya, hahaha. Menariknya, pas kita disana itu selalu gg ada orang, itu yang membuat kita jadi sering kesana, metik satu demi satu buah kelapa yang masih muda sampai habis. Yah yang namanya kita masih anak anak, ada aja hal dan tingkah laku aneh yang kita perbuat. Padahal pak guru dan bu guru gg pernah mengajarkan itu, heheheee,.. kembali lagi, namanya juga anak anak,.. hehehe,..
Sekian dulu lah SDnya, kalau diuraikan lagi, bisa-bisa 50 halaman gg cukup,..
MEMASUKI SMP (sekolah menengah pertama) ------> eittssss tunggu dulu yahh, tunggu di update yang berikutnya,.. hehehe……
Pendidikan pertamaku dimulai di TK PERTIWI KEPOH kecamatan sambi kabupaten boyolali selama 1 tahun. Kemudian selama 6 tahun aku menghabiskan masa kanak – kanak ku di SDN KEPOH 1 yang berada masih di wilayah kecamatan sambi kabupaten boyolali. Aku beruntung, karna aku sekolah sudah berada di masa kemerdekaan yaitu pada saat jaya jayanya negara indonesia, maka dari itu fasilitas di sekolah ku pun sudah cukup memadai. Bangunan yang sudah berdinding batu bata dan sudah punya perpustakaan sendiri, dengan halaman sekolah yang sangat luas. Di SD itu aku punya sekitar 20 teman dalam satu kelas, memang sedikit jika di bandingkan dengan sekolah sekolah lain dikota. Tapi di situlah tempatku belajar, yaitu belajar bagaimana cara untuk hidup, belajar bagaimana bekerja sama, belajar untuk bersosialisasi, belajar bersikap hingga membentuk watak ku yang sekarang, dan yang paling penting, di situlah aku belajar bagaimana aku harus hidup dalam kesederhanaan.
Aku punya beberapa sahabat di masa itu, sahabatku yang pertama Novi Arivin, biasa dipanggil Nopek, rumahnya sangat dekat dengan rumahku, dia masih bagian dari keluargaku, bisa di bilang dia adalah kakak keponakanku karena aku memanggil bapaknya dengan panggilan “pakde”. Kemudian sahabat ku yang kedua namanya Lanjar Santoso, biasa dipanggil Bonjor, dia yang selalu menemukan ide ide nakal. Dan yang ketiga adalah teguh hidayatno, dulu biasa dipanggil kemping, karna orangnya sering ngemping, tau kan “ngemping”? orang yang suka ngisep jari jempolnya itu loh. Kemudian sahabatku yang terakhir adalah muhammad muklis, dulu biasa dipanggil cuplis, orangnya tinggi besar dan garang, tapi malah justru dia yang paling kalem. Kita mengenyam pendidikan di SD yang sama meskipun beda kelas, yaitu di SDN Kepoh 1. Mereka sangat baik, sering membantu kalo ada sesuatu, sering ngajak main bersama, tp buruknya mereka gg pernah ngajakin belajar, hehehe. Hal yang paling tidak bisa dilupakan itu adalah ketika mereka ngajak aku diem” ke sungai untuk nyari ikan. Kalau inget itu, aku jadi sering ketawa sendiri. Yah wajarlah, karna dulu sebenernya anak anak tidak boleh main sendirian ke sungai dikarnakan aliran sungai yang masih deras, takutnya jika tiba” ada banjir akan terbawa arus selain itu, masih banyak tempat” di sungai yang berbau mistis dengan bermacam” cerita angker. Tapi karna kenakalan kita, cerita itu tidak jadi masalah, yang penting kita seneng. Aku masih inget pertama kali aku nyari ikan sama temen - temen itu bukan dengan cara dipancing, tapi dengan cara membuka daun yang berada di sungai dengan pelan – pelan dan pasti ada ikan dibawahnya. Kami menyebutnya ikan “gendeng” karna ikannya itu emang gendeng, bayangkan aja, mau ditangkep ikannya malah diem aja. yah, mungkin uda kodratnya kali ya, jadi ikan gendeng, hehehe. Tiap nyari ikan tuh, kita selalu dapet lebih dari 10 ekor. Kalo uda cape ya selese trus bakar - bakar dee. Tidak sampai disitu aja tingkah kita, biasanya sehabis nyari ikan, kita mampir kekebun. Kalian tau gg kenapa kita selelu mampir di kebun? Karna di kebun itu ada sebuah pohon kelapa yang tingginya hanya sekitar 3 meter, pendek sekali bukan? Dan buahnya pun selalu menggoda kita untuk memetiknya. Yah karna buahnya menggoda, sikat aja daaahhh,, padahal kita gg tw siapa yang punya, hahaha. Menariknya, pas kita disana itu selalu gg ada orang, itu yang membuat kita jadi sering kesana, metik satu demi satu buah kelapa yang masih muda sampai habis. Yah yang namanya kita masih anak anak, ada aja hal dan tingkah laku aneh yang kita perbuat. Padahal pak guru dan bu guru gg pernah mengajarkan itu, heheheee,.. kembali lagi, namanya juga anak anak,.. hehehe,..
Sekian dulu lah SDnya, kalau diuraikan lagi, bisa-bisa 50 halaman gg cukup,..
MEMASUKI SMP (sekolah menengah pertama) ------> eittssss tunggu dulu yahh, tunggu di update yang berikutnya,.. hehehe……
Tidak ada komentar:
Posting Komentar